SMPN Penerima Bantuan Komputer Dimonitoring

-- --
Sholchan didampingi Estu Budi W saat monitoring di SMPN 3 Lasem
REMBANG-cbfmrembang.com, Pengadaan bantuan perangkat komputer untuk mewujudkan sukses Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018 telah terealisasi dan didistribusikan ke SMPN penerima. Guna memastikan apakah sudah terpasang dan diuji coba maka Dinas Pendididikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang menerjunkan tim monitoring melakukan pantuan.

Ketua Tim Monitoting Ahmad Sholchan  yang juga Kabid Pembinaan SMP pada Dindikpora Kabupaten Rembang disela pantauan menjelaskan, total SMP di wilayah setempat ada 53 sekolah terdiri 39 SMP negeri dan 14 SMP swasta. Dijanjikan seluruhnya akan mendapat bantuan perangkat komputer namun secara proposional mengacu jumlah siswa kelax IX yang akan mengikuti UNBK.
"Kecuali SMP Muhammadiyah Pamotan karena belum ada kelas IX," terangnya.

Sholchan sapaan akrabnya lebih lanjut terangkan total kebutuhan komputer se-kabupaten jika bermaksud menggelar UNBK mandiri mencapai 1.400an unit dan membutuhkan anggaran Rp12 milyar lebih. Untuk itu dipenuhi secara bertahap dengan estimasi 3 tahun mulai sekarang dan pada 2017 dianggarkan Rp 2,1 M.

"Menimbang kebutuhan banyak sedangkan dana pengadaan terbatas tentunya harus membuat keputusan berani memperoleh barang sebanyak mungkin berharga rendah tetapi cukup berkualitas dan layak untuk digunakan pada UNBK," paparnya.

Disinggung apakah pengadaan perangkat komputer bersumber dana APBD Kabupaten harus identik dengan kegiatan sama yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat, Sholchan tegaskan tak demikian halnya. Karena untuk DAK ada juklak dan juknis khusus dalam realisasinya.
"Bahkan diatur melalui Perpres pada pengadaan sarana lab komputer yang dianggarkan dalam DAK," tegasnya.

Sholchan tambahkan dari anggaran Rp2,1 M pada APBD 2017 diwujudkan perangkat komputer sebanyak 322 unit atau per item seharga Rp6,3 juta. Dengan metode pemesanan melalui ekatalog adapun ongkos kirim menjadi tanggungan pemesan. 

"Pengadaan perangkat komputer tahun ini dibantukan pada 25 SMP Negeri dengan jumlah variatif mulai 5 sampai 25 unit per sekolah," imbuhnya.

Monitoring  Tim Pantauan pada Selasa (19/12) pagi hingga siang dilaksanakan di SMPN 3 Lasem dan SMPN 2 Lasem serta SMPN 2 Kragan.  Di tiga sekolah tersebut diketahui bantuan perangkat komputer telah terpasang dan diuji coba serta tak ditemukan kendala apapun.

Sementara Kepala SMPN 3 Lasem Estu Budi W saat dimonitoring menjelaskan siap menggelar UNBK secara mandiri. Persiapan dan kesiapan telah dilakukan seiring dengan adanya tambahan perangkat komputer di sekolah. 

"Diantaranya meperbesar jaringan internet dan menambah daya listrik. Untuk kekurangan perangkat komputer selain berharap ada tambahan lagi dari Pemkab juga dipenuhi secara swadaya," terangnya.

Seperti diketahui untuk sukses UNBK tahun 2018 oleh Dindikpora setempat disiapkan dana 6 milyar rupiah untuk pengadaan perangkat komputer. Dengan rincian tahun ini sebesar Rp 2 milyar lebih teranggarkan  pada APBD Perubahan 2017, sisanya tercover dalam APBD Induk 2018.  ( heru)
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 5608443851965625190

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::