Modus Penipuan Pinjam Motor Mengincar Anak dibawah Umur

-- --
foto simulasi cbfmrembang.com
LASEM - cbfmrembang.com, Penipuan pinjam sepeda motor dijalan kembali meresahkan warga di Kabupaten Rembang. Kalih ini korbannya adalah Ali Murtadlo warga Desa Pohlandak Kecamatan Pancur.

Peristiwa yang menimpa pelajar 18 tahun itu terjadi dijalan pantura Lasem pada Minggu malam (21/01/2018) sekitar pukul 20.00 WIB.

Satu unit sepeda motor Honda jenis Scoopy berwarna merah dengan plat nomor K 4549 VM, dibawa lari orang tak dikenal, yang mengenakan seragam mirip dengan tentara.

Mulanya Ali mengendarai sepeda motor seorang diri bermaksud akan bermain futsal di Lasem. Saat melintas di jalur Pantura wilayah Desa Soditan, ia dihentikan 2 pria tak dikenal. 

Salah satunya mengenakan seragam mirip tentara, sambil menuduh Ali menganiaya kerabat pelaku. Kedua pelaku lantas mengajak Ali untuk menyelesaikan masalah di suatu tempat.

KLIK UNTUK BACA:

Meski merasa tak melakukan, iapun menuruti permintaan pelaku tanpa berfikir panjang. Satu pelaku memboncengkan Ali naik motor Scoopy. Sedangkan pelaku lain membuntuti dari belakang.

Setelah sampai Desa Ngemplak, sepeda motor Ali dipinjam dengan dalih untuk mencari kerabatnya untuk dipertemukan. Korban diturunkan, dan sepeda motor Scoopynya langsung dibawa lari oleh pelaku.

Kapolsek Lasem AKP Didik Dwi Susanto membenarkan adanya kabar penipuan penggelapan dengan modus memepet sepeda motor korban dengan menggunakan seragam seperti TNI. Kemungkinan pelaku menyasar anak dibawah umur yang belum berpengalaman.

"Jadi ada anak naik motor ditempal sama orang dengan modus pakai seragam kayak TNI itu. Dia dituduh menganiaya kerabat pelaku, sianak ini dibawa kesuatu tempat untuk dipertemukan. Sesaat sepeda motor scoopy dipinjam, korban ditinggal begitu saja. Karena masih anak-anak jadi kurang pengalaman" kata Kapolsek Lasem.

Modus yang hampir sama juga pernah terjadi diwilayah Kecamatan Kaliori pada Agustus 2017. Korbannya adalah anak yang masih berusia 13 tahun.

Dua pelaku berpura-pura menolong korban yang terjatuh. Usai menolong pelaku mengaku kehabisan bensin, dan meminta tolong anak kecil yang lolos mengantarnya membeli bensin.

Setelah sampai di kios bensin, salah satu pelaku meminta tolong korban untuk diantar menemui temannya.  Setelah sampai disebuah warung didekat SD Negeri Desa Dresi Kulon korban diturunkan, sementara kendaraan dibawa pergi. Sampai saat ini kasus tersebut belum berhasil diungkap polisi. ( ASMUI )
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 2965430169058450667

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::