Nelayan Keluhkan Pendangkalan Muara Sungai Tunggulsari

-- --
Kapal bersandar di muara sungai Tunggulsari
KALIORI-cbfmrembang.com, Keberadaan  muara sungai di perbatasan kabupaten Rembang dengan kabupaten Pati saat ini kondisinya dangkal. Puluhan nelayan setempat mengeluhkan kondisitersebut.

Subeno tokoh nelayan desa Tunggulsari kecamatan kaliori menjelaskan akibat adanya pendangkalan muara sungai, puluhan kapal tidak bisa masuk dan berlabuh. 

Disebutkan,  kondisi sungai sepanjang 200 meter apabila tidak dikeruk, maka nelayan dikawatirkan tidak bisa melaut,  dan ketika muara sungai banjir kapal bisa kandas, ditambah adanya  hantaman gelombang laut  yang bisa menyebabkan terjadinya tabrakan antar kapal .

Subeno merinci setiap tahunnya, untuk mengeruk muara sungai secara swadaya bisa menghabiskan anggaran hingga Rp70 juta rupiah.

Menanggapi hal tersebut Bupati Rembang H Abdul hafidz saat temu muka dengan masyarakat kecamatan kaliori mengatakan, agar kapal milik nelayan bisa bersandar di sungai, maka Muara sungai desa Tunggulsari, kecamatan Kaliori, tahun ini akan dikeruk . 

Bupati mengatakan Pemkab Rembang telah mengusulkan pengerukan muara sungai desa Tunggulsari ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dengan anggaran 8 milyar rupiah. Bupati berharap Mudah-mudahan pengerukan terealisasi tahun 2018 ini. 

Bupati Abdul hafidz menambahkan apabila di tahun 2018 sampai tahun 2019, tidak kunjung terealisasi. Maka akan dikeruk oleh Pemkab Rembang.( Masudi )
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 7597438413259455103

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::