Pemenuhan Hak-hak Anak Terabaikan Rentan Masalah

-- --
Kegiatan sosialisasi pemenuhan hak-hak anak, di balai desa Sekarsari
SUMBER-cbfmrembang.com, Anak sangat rentan terhadap kekerasan dan diskriminasi, sehingga sering terabaikan akan hak-hak mereka, karena dianggap sebagai makhluk yang lemah, yang diharuskan untuk selalu menurut keinginan dari orang yang dewasa. 

Hal itu disampaikan oleh kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) kecamatan Sumber - Nur Nanawati, dalam kegiatan sosialisasi pemenuhan hak-hak anak, di balai desa Sekarsari, kecamatan Sumber, hari rabu (17/1).

Menurut Nur Nanawati apabila hak-hak anak terabaikan  menjadi rawan masalah diantaranya di dunia Pendidikan masih banyak anak putus sekolah. Sementara di bidang Kesehatan dan gizi ditemui kematian bayi dan balita, gizi kurang dan buruk. Sedangkan Anak berhadapan Dengan Hukum (ADH) dengan menjadi korban kekerasan dan pelaku kejahatan. 

“, Masalah sosial yang dihadapi anak diantaranya tidak adanya fasilitas dan kesempatan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) untuk bersekolah, maraknya anak jalanan, pekerja anak, eksploitasi baik seksual dan ekonomi, belum semua anak memiliki akte kelahiran, banyaknya informasi yang tidak layak dikonsumsi anak baik media cetak, elektronik maupun game on line, partisipasi anak dalam menyampaikan aspirasinya masih rendah, tidak dihargai usul/ pendapatnya dan anak dipaksa bekerja tanpa memberi kesempatan bermain dan belajar”, Ujarnya

Nur Nanawati menjelaskan upaya yang dilakukan untuk menangani permasalahan anak dengan penanganan yang cepat, termasuk pengobatan atau rehabilitasi secara fisik, psikis, dan sosial, serta pencegahan penyakit dan gangguan kesehatan lainnya; pendampingan psikososial pada saat pengobatan sampai pemulihan; pemberian bantuan sosial bagi Anak yang berasal dari Keluarga tidak mampu dan pemberian perlindungan dan pendampingan pada setiap proses peradilan.

Kegiatan sosialisasi pemenuhan hak-hak anak dilanjutkan dengan pembentukan Kelompok Perlindungan Anak Desa (KPAD), pembentukan Forum Anak Desa (FAD) dan pada hari ke-5 kegiatan ditutup dengan penguatan kelembagaan dan penyusunan dokumen kerja pembuatan peraturan desa (perdes).( Masudi )
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 1286644892944278383

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::