Penyebar Hoax Bisa Terkena Sanksi Pidana

-- --
Panwaslu  bersama PWI Rembang gelar ssosialisasi pengawasan partisipatif tanpa Hoax pada Pilgub 2018 di balai pertemuan di kec Sulang
SULANG-cbfmrembang.com,Penyebar berita bohong (hoax) dapat terancam tindak pidana. Hal itu ditegaskan oleh Kepala Kepolisian Resort Rembang (Kapolres) - AKBP.  Pungky Bhuana Santosa, dalam acara sosialisasi pengawasan partisipatif tanpa hoax pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah tahun 2018, di balai pertemuan kecamatan Sulang, hari Rabu (24/1).

Kapolres Rembang mengatakan di dalam Undang-undang nomor 19 tahun 2006 tentang Informasi Telekomunikasi Elektronik (ITE) pasal 28 ayat 1 berbunyi setiap orang yang dengan sengaja atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan terancam terkena pidana maksimal 6 tahun dan denda maksimal 1 milyar rupiah. 

",Pihaknya memandang informasi-informasi hoax itu dampaknya sangat luar biasa, bisa mengakibatkan perpecahan jika informasi tersebut mengandung unsur Suku, Agama, Ras dan Antar golongan (SARA)", Ujar Kapolres.

Kapolres mengharapkan kaitannya dengan digelarnya Pilgub Jawa Tengah tahun 2018 agar kabupaten Rembang dalam keadaan damai serta kondusif, ketika kita mendapat informasi harus disaring tidak serta merta ditelan begitu saja untuk disebar.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk mencegah beredarnya kabar hoax dengan mencermati sumber berita, penulis berita, mencari pembanding dengan tulisan yang lain dan melakukan verifikasi, dan yang lebih penting jangan mudah menyebarkan rumor.

“,Untuk mencegah penyebaran berita hoax Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menyebar cyber crime untuk melacak sumber pengirim kabar hoax dan memerangi berita hoax di dunia maya”. Pungkasnya. ( Masudi )

Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 1010744978207201722

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::