Bupati Ajak Kembali Kemadrasah

-- --
Bupati Rembang saat memberikan sambutan dihadapan peserta haul pendiri yayasan Walisongo Dukuh Paloh Desa Tasikharjo Kaliori
KALIORI - cbfmrembang.com, Bupati Rembang Abdul Hafidz meminta kepada orang tua tak menyepelekan sekolah madrasah. Hal itu disampaikan, saat kegiatan haul Kiai Haji Fadloli Mas'ud dan para pendiri yayasan Walisongo, Dusun Paloh Desa Tasikharjo Kaliori, hari Kamis (01/02/2018).

Ia mengatakan, sejak dulu peran madrasah identik dengan santri. Oleh karena itu, Bupati meminta tak dipandang sebelah mata. Karena, apa yang diajarkan disekolah madrasah dapat melengkapi pembelajaran di sekolah formal.

"Kerap di kesankan sebagai pencetak orang yang hanya bisa ngaji, memimpin doa, tahlilan atau atribut-atribut lain yang berkutat pada bidang keagamaan" kata Bupati Rembang.

Seiring waktu penguatan regulasi pendidikan nasional, kini madrasah diposisikan sebagai sekolah umum berciri khas Islam. 

Artinya, apa yang diajarkan di sekolah formal sama persis dengan yang dipelajari oleh anak di bangku Madrasah Ibtidaiyah (MI), MTs dan MA.

Namun di sekolah madrasah mendapat tambahan pelajaran keislaman yaitu Aqidah / Akhlak, Fiqih, Quran Hadits, Sejarah Kebudayaan Islam dan Bahasa Arab sebagai yang tak diajarkan disekolah formal. 

Bupati meminta, jangan sampai sekolah yang masih enam hari kerja  menyita aktifitas sekolah non formal.

Terkait dengan sosok almarhum, KH Fadloli Mas'ud adalah sosok yang khusus salah satunya pendirian Sekolah Menengah Kejuruan Nahdlatul Ulama (SMK NU) Pamotan dan sekarang muridnya sangat banyak. Sehingga, jasa beliau dapat dinikmati, dan dirasakan masyarakat. ( Masudi )
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 2265096936109552524

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::