Dinas Pertanian Mendata Petani Yang Minat Tembakau

-- --


Petani calon penanam tembakau terima arahan ketentuan kerja sama dalam budidaya dengan PT Sadana
REMBANG-cbfmrembang, Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) terus berupaya  menambah luasan lahan tembakau tiap musim tanam. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani setempat.

Kabid Perkebunan Ika Himawan Affandi kepada CBFM, Rabu (21/2/2018) menjelaskan Dintanpan saat ini tengah melakukan pendataan petani yang berminat untuk menanam tembakau tahun ini. Tahun 2017 lalu jumlah petani tembakau di kabupaten Rembang kurang lebih 7000 orang.

Pihaknya juga telah melakukan sosialisai kepada petani terkait program penanaman tembakau tahun ini di aula Dintanpan Kabupaten Rembang pada Selasa (20/2/2018). Rencananya awal Maret mendatang mulai penanaman secara menyeluruh di areal budidaya.

Ia menambahkan  bahwa Bupati Rembang Abdul Hafidz  meminta kepada PT Sadana selaku pihak ketiga dalam budidaya tembakau supaya tiap tahun memperluas  luasan lahan. Hal tersebut dipenuhi termasuk pada musim tanam kali ini dari 3700 hektar menjadi 4500 hektar.

"Sebelumnya 3700 hektar kini menjadi 4500 hektar. Petani yang berminat sedang didata," terangnya.

Terkait harga jual, Ia menyebutkan memang ditentukan oleh PT Sadana berdasar grade daun tembakau yang dipanen. Namun masih tergolong tinggi dan menguntungkan untuk petani pembudidaya yaitu terendah Rp21 ribu dan tertinggi Rp35 ribu per kilogram. (Heru/Mifta)

Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 5066074935521943598

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::