Dintanpan Ingatkan Petani Tidak Beli Pupuk Dari Luar Kabupaten

-- --
Suratmin saat meninjau stok pupuk di gudang pengecer

SUMBER-cbfmrembang.com, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rembang mengingatkan agar petani tidak membeli pupuk dari luar kabupaten. Biasanya mereka membeli sampai ke luar kabupaten  karena beralasan kesulitan mendapatkan pupuk. 

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) kabupaten Rembang, Suratmin Kamis (15/2/2018) mengungkapkan untuk pengajuan pupuk mulai tahun 2018 sudah mulai menggunakan e-RDKK. Sedangkan pendistribusian pupuk, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menerapkan kartu tani yang sudah mencantumkan alokasi kebutuhan pupuk masing- masing petani.

Terkait adanya petani yang membeli pupuk dari luar kabupaten Rembang, Suratmin menjelaskan alokasi kebutuhan pupuk sudah disesuaikan per kabupatennya. Sehingga warga luar kabupaten Rembang menjual pupuk ke Rembang atau sebaliknya bisa terkena pidana. Karena menyalahi aturan.

"Itu masing- masing kabupaten, jadi tidak boleh Pati menjual ke sini, itu salah bisa ditangkap sama polisi. Rembang pun tidak boleh menjual keluar kabupaten, jatahe wes dewe-dewe la nanti kalau sudah pakai kartu tani, ya wes kuotanya itu," jelasnya Suratmin.

Saat ini pupuk khususnya urea alokasinya 30 ribu ton. Biasanya serapannya hanya 25 ribu ton.  Sedangkan kartu tani yang sudah terbagikan hingga 7 Februari kemarin sebanyak 78 ribu kartu. (Masudi/Mifta)

Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 4226345042302727659

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::