Ratusan Alat Peraga Kampanye ilegal Dicopot Paksa

-- --
Satpol PP bersama Panwaskab saat penertiban APK yang menyalahi aturan

REMBANG-cbfmrembang.com, Sebanyak 221 Alat Peraga Kampanye (APK) ilegal yang terpajang pada sejumlah titik di Kabupaten Rembang dicopot paksa karena pemasangannya tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penertiban dilakukan oleh jajaran Panwaslu, Satpol PP dan Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) yang ada di 14 Kecamatan.

Ketua Panwaslu Kabupaten Rembang, Totok Suparyanto kepada CBFM, Rabu (7/3/2018) menjelaskan jenis APK ilegal yang diterbitkan terdiri spanduk, baliho, banner, bendera parpol dan lainnya. Diantaranya bergambar pasangan calon (paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Jateng maupun ketua partai politik.   

“Penertiban juga melibatkan Panwaslu Kecamatan, Panwaslu Kelurahan/Desa dan Seksi Trantib. Dilaksanakan pada 23 – 27 Februari 2018, sedangkan yang dilakukan oleh Panwaslu Kabupaten bersama Satpol PP dilaksanakan Selasa kemarin,” ucapnya.

Totok menjelaskan, sesuai dengan Peraturan KPU No 4 tahun 2017 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, Partai Politik atau Gabungan Partai Politik, Pasangan Calon dan/atau Tim Kampanye dilarang mencetak dan menyebarkan bahan kampanye selain dalam ukuran dan jumlah yang telah ditentukan. 

"Sudah jelas jika dilarang mencetak dan memasang APK selain dalam ukuran, jumlah dan lokasi yang telah ditentukan. APK legal difasilitasi oleh KPU Jateng masih dalam proses pencetakan," cetusnya.

Adapun penertiban APK yang bergambar ketua partai politik itu mengacu pada Surat Edaran KPU Nomor 216/PL.015.5-SD/06/KPU/II/2018,  mengatur yang boleh dan dilarang untuk partai politik sebelum dimulainya masa kampanye. Termuat pula dalam Pasal 276 undang-undang No 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum.

"Baliho bergambar ketua parpol melanggar Undang-Undang Pemilu 7 Tahun 2017 tentang kampanye karena merupakan salah satu bentuk citra diri partai politik. Saat ini definisi kampanye bukan hanya untuk menyampaikan visi misi, melainkan juga memasukkan definisi citra diri," paparnya. (Heru/Mifta)

Reaksi: 

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::