Panwaslu Kabupaten Minta Transparasi Pemilih Tereliminasi

-- --
Ketua Panwaslu Kabupaten , Totok Suparyanto

REMBANG-cbfmrembang.com, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Rembang mengeluarkan sikap atas penetapan DPS Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018 yang diumumkan Rabu (14/3). Tak hanya data global, Panwas meminta rincian atas pemilih yang tereliminasi

Ketua Panwaslu Kabupaten Rembang Totok Suparyanto kepada CBFM, Kamis (15/3/2018) mengatakan pihaknya meminta laporan mendetail by name by adress dan apa penyebab sehingga pemilih tereliminir. Data tersebut nantinya akan dilaporkan ke Bawaslu Provinsi Jateng.

"Langsung KPUK Rembang kita surati dan minta jawaban rincian penyusutan jumlah pemilih," ujarnya.

Totok menambahkan setelah memperoleh data rinci, pihaknya menindaklanjutinya dengan melakukan cek lapangan. Sehingga jika masih layak didaftar kembali pastinya harus didata ulang.

"Kalau semisal saat coklit orang tersebut sedang bekerja di luar daerah untuk waktu cukup lama dan pulang menjelang pencoblosan tentu harus diberi kesempatan menyalurkan hak pilih," imbuhnya.

Ditambahkan, adapun terkait 12 ribuan warga wajib EKTP dan belum mengurus diimbau dilakukan upaya keras bersama instansi terkait. Setidaknya Kades dan perangkat berikut tokoh masyarakat diundang rakor membahas permasalahan tersebut.

Untuk Kabupaten Rembang diketahui DP4 Kemendagri yang disinkronisasi oleh KPU sebanyak 495.993 pemilik hak suara. Adapun dari hasil pencocokan dan penelitian (coklit) yang ditindaklanjuti rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran selanjutnya ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) berjumlah 482.511 pemilik hak suara. (Heru/Mifta)
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 955093473061632988

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::