Proses Hukum Kasus Kades Sumber Mulai Berjalan

-- --
Foto: Istimewa

SUMBER - cbfmrembang.com, Setelah mendapatkan pembinaan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, dan ditangani oleh Inspektorat, akhirnya kasus yang menimpa Kepala Desa Sumber Sucipto bermuara di Kepolisian.

Sucipto diduga melakukan penyelewengan dana desa dan pemalsuan tandatangan Plt Camat Sumber, hingga menyebabkan kerugian Negara mencapai Rp 784,5 juta lebih. 

Jumlah tersebut mencakup dana desa pada tahun 2014 hingga 2017. Penyelewengan paling besar dilakukan di tahun 2017, dengan nilai Rp 591,5 juta lebih.

Dugaan penyelewengan dana desa Sumber terungkap setelah warga mengendus pemalsuan tanda tangan Plt Camat Sumber pada surat perintah pencairan uang pada akhir November tahun 2017, dan beberapa proyek fiktif.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Rembang, Sulistyono memastikan, kasusnya tengah berjalan di kepolisian. Karena pembinaan yang dilakukan oleh pihaknya bersama Inspektorat belum membuahkan hasil. Saat ini proses penyelidikan kasus ini tengah berjalan. Insert 07 April 18 Sulistiyono

"Itu sudah diproses di kepolisian yang bersangkutan sudah diberhentikan sementara. Proses saat ini diaparat penegak hukum di polres sudah berjalan. Karena sudah selesai di Inspektorat," kata Sulistiyono kepada wartawan.

Pihaknya sudah memberikan tenggang waktu yang cukup untuk mengembalikan dana desa yang diselewengkan. Sehingga, kasus tersebut tetap harus diproses di kepolisian. 

"Dari awal sudah kita adakan pembinaan secara bertahap dan berulangkali sampai ke inspektorat, apalagi kerugian cukup banyak dan sudah kita kasih tenggang waktu yang cukup juga yang kepada yang bersangkutan. Apalagi ada pemalsuan tandatangan Pak Camat, juga," tambahnya.

Sebelumnya, Kades Sumber non aktif Sucipto diduga melakukan penyimpangan  Dana Desa. Dirinya mencairkan dana desa sebanyak 2 kali, pada tanggal 17 November dan 24 November 2017 lalu, sekira 322 Juta rupiah. 

Pencairan dilakukan di Bank Jateng, setelah Kades memalsukan stempel kecamatan dan tanda tangan camat pada surat perintah pembayaran. (Asmui/Mifta)
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 3411773295629174627

Post a comment

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::