BPS Rembang Teken Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi

-- --
REMBANG - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rembang, hari Kamis (11/6), teken pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat BPS Kabupaten Rembang, disaksikan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Kepala BPS Kabupaten Rembang, Henri Wagiyanto mengatakan Proses membangun Zona Integritas menuju WBK/WBBM telah dilaksanakan sejak tahun 2018. Dimana WBK adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja.

"Syarat menuju Pembangunan Zona Integritas antara lain adalah Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam hal laporan keuangan, dan nilai implementasi SAKIP dengan nilai minimal C (Cukup Baik). Alhamdulillah, semua syarat tersebut telah kita penuhi. Semua ini merupakan upaya seluruh jajaran BPS Kabupaten Rembang yang telah bekerja secara sungguh-sungguh dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani,"terangnya.

Henry menambahkan Reformasi Birokrasi di lembaga yang berkantor di Jalan Pemuda itu telah dilakukan dengan sejumlah prestasi, diantaranya pada tahun 2019, memperoleh penghargaan sebagai Satuan Kerja (Satker) Terbaik III yang diberikan oleh BPS Provinsi Jawa Tengah, Unit Kerja Terbaik I Seksi IPDS dari BPS Provinsi Jawa Tengah, Unit Kerja Terbaik II Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik dari BPS Provinsi Jawa Tengah serta Pengelolaan Website Terbaik III dari BPS Republik Indonesia.

Inovasi yang dilakukan BPS Rembang menurut Henri mengadakan Ruangan pelayanan data off line melalui Pelayanan Statistik Terpadu (PST) dan pelayanan data on line melalui website rembangkab.bps.go.id. Bersama dengan Dinas Kominfo dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Rembang.

Pihaknya juga menginisiasi komunikasi antar lembaga di Kabupaten Rembang dalam pengumpulan data statistik sektoral di website resmi Pemerintah Kabupaten Rembang di sipedass.rembangkab.go.id.

Terkait pelayanan data, di tahun 2020 ini, pihaknya sudah merilis data antara lain Kabupaten Rembang Dalam Angka dan PDRB, yang semula bulan Agustus dan September, dirilis pada Februari. Sedangkan Angka Kemiskinan dan Angka Pengangguran yang sebelumnya dirilis di tahun berikutnya, sekarang sudah bisa dirilis di akhir tahun yang sama.

Terkait sensus penduduk online, Hingga akhir periode pelaksanaan, 29 Mei 2020, tercatat 82.932 penduduk Kabupaten Rembang yang telah berpartisipasi.

Bupati Rembang, H.Abdul Hafidz mengharapkan agar pencanangan WBK bisa diikuti oleh OPD di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang. "Mudah-mudahan ini bisa diikuti oleh lembaga-lembaga yang lain, " terangnya.

Bupati menuturkan kerjasama BPS dengan Pemkab Rembang telah terjalin dengan baik. Harapannya dinas / instansi utamanya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta Dinkominfo untuk selalu aktif di dalam memberikan informasi atau informasi agar benar-benar basis data yang dipakai tepat sasaran dan tepat guna .(Masudi/Mifta)

Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 1525496206981355760

Post a comment

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::