Pelepasan Virtual, Siswa SMP N 3 Rembang Rasakan Hal Berbeda

-- --
REMBANG - Sekolah- sekolah masih bisa melaksanakan agenda pelepasan siswa tahun ini meski di tengah pandemi Covid-19. Namun mereka tak bisa merayakannya semeriah tahun- tahun sebelumnya yang dihadiri seluruh siswa kelas 9 dan dimeriahkan banyak acara hiburan dan pentas seni.

Setelah SMPN 2 Rembang, SMP N 3 Rembang menggelar pelepasan siswa dalam jaringan (daring) secara virtual kepada 187 siswa di ruang serba guna, Sabtu kemarin (13/6). Hanya guru dan sejumlah siswa terbaik didampingi orang tua masing- masing yang hadir di sekolah, sementara siswa lainnya mengikuti kegiatan itu dari rumah melalui akun Instagram sekolah.

Tentu momen tersebut menjadi sejarah siswa yang lulus. Pasalnya baru tahun ini ada pelepasan siswa secara virtual, terlebih kelulusan diwaktu SD dilakukan seperti biasa dan pada umumnya.

Salah satu siswa bernama Pinkan Yulia Salwa yang baru pertama kali ini merasakan pelepasan secara virtual. Perasaannya pun campur aduk, antara sedih dan senang.

Meski demikian Ia tetap bersyukur, karena Pihak sekolah tetap memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi seperti dirinya walaupun dengan segala keterbatasan akibat Covid-19. Siswa terbaik nomer 1 yang berkeinginan melanjutkan pendidikannya di SMA N 1 Rembang itu mendapat piagam penghargaan dan souvenir sebagai kenang-kenangan.

"Rasanya bahagia banget, tapi ya sedikit sedih karena diacara perpisahan terakhir bertemu kita tidak bisa melaksanakan perpisahan dengan meriah dan ramai tapi hadir dengan jarak dan sebagian di rumah saja," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 3 Rembang, Menik Mustikatun menyebutkan ada 187 siswa telah dinyatakan lulus pada tahun ini. Namun hanya 10 siswa berprestasi yang hadir dalam acara pelepasan daring itu.

Terkait kriteria kelulusan , Menik menuturkan siswa tetap mengerjakan ujian sekolah dan kelulusan siswa juga berdasarkan nilai rapot mulai dari kelas 7 - 9.

"UN untuk tahun ini sebenarnya masih tapi karena ada wabah Covid-19 UN ditiadakan. Namun demikian, kita melaksanakan ujian sekolah. Ujian sekolah kita lakukan sesuai indikator, sesuai dengan SKL yang ditetapkan oleh pemerintah. Jadi itu masih bisa dijadikan tolok ukur, selain itu kelulusan juga berdasarkan nilai rapot mulai kelas 7 sampai 9. Jadi secara kualitas masih bisa bersaing," jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Komite SMP N 3 Rembang H. Agus Salim menerangkan sebelumnya acara pelepasan sudah disusun untuk digelar dengan meriah. Namun karena kondisi mewabahnya Covid-19, susunan acara yang telah disiapkan terpaksa dibatalkan.
Kegiatan pelepasan siswa secara online dilakukan sesuai protokol Covid-19. Seperti pengecekan suhu badan, penyemprotan hand sanitizer, penggunaan masker dan jaga jarak. (Rendi/Mifta)
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 6642365766666325765

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::