Pemkab Rumuskan Konsep New Normal

-- --
REMBANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang tetap mempersiapkan konsep kondisi new normal, meskipun dalam pemberitaan, Kabupaten di ujung timur Jawa Tengah ini tidak tercatat sebagai wilayah yang siap menghadapi new normal.

Bupati Rembang, H Abdul Hafidz mengatakan pembuatan rumusan new normal dipandang sangat mendesak dilakukan karena akan dipakai sebagai pedoman untuk beraktifitas bagi lembaga pendidikan keagamaan yang ada di Kabupaten Rembang.

"Hari ini kita dituntut oleh lembaga-lembaga yang ada di masyarakat terutama lembaga pendidikan madrasah maupun pondok pesantren yang sudah terbiasa menjadi budaya atau adat ketetapan oleh masing-masing lembaga setelah hari raya kupatan ini, aktivitas pendidikan baik pesantren dan madrasah untuk dimulai." imbuhnya.

Bupati menambahkan rumusan yang ada nantinya tidak hanya untuk pendidikan pondok pesantren saja. Namun yang saat ini mendesak dilaksanakan protokol kesehatan terhadap pondok pesantren. Mengingat jumlah pondok pesantren di Rembang sangat banyak.

Secara terpisah, Ketua Pimpinan Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Rembang, Ahmad Sururi menuturkan sesuai Kalender pendidikan MDT masuk antara 15 -18 Syawal 1441 Hijriyah atau tanggal 7 sampai 10 Juni 2020. Sebagian besar masukan dari wali santri, ustadz dan pihak lain, menghendaki Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) masuk dan berjalan seperti biasa, tetapi sebagai warga Negara yang baik harus mengikuti anjuran pemerintah. Sehingga pihaknya, saat ini, telah mengusulkan draft rancangan kepada Bupati Rembang melalui Kementerian Agama.

Ahmad Sururi menerangkan usulan draft yang ada antara lain Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) ada 2 alternatif pilihan yaitu jika kelas tidak memungkinkan karena harus jaga jarak, maka jadwal KBM bergiliran dan jika kelas memungkinkan, maka jadwal KBM seperti biasa. MDT harus menerapkan protokol kesehatan dengan menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer (sebelum masuk kelas), Santri dan Ustadz wajib memakai masker, Jarak tempat duduk antar santri 1,5 meter.(Masudi/Mifta)
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 7571410135619016860

Post a comment

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::