Warga Diminta Tertib Administrasi Kependudukan

-- --

 





REMBANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, meminta kepada masyarakat untuk tertib administrasi kependudukan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Rembang, Daenuri, saat kegiatan Dindukcapil Menyapa Masyarakat, secara virtual dari kantor Dinas setempat, hari Kamis (1/10).

Daenuri mengatakan ciri-ciri warga yang taat dokumen kependudukan yaitu antara data dokumen di akte kelahiran, ijazah, akte nikah dan akte kelahiran anak datanya sama semua.

"Kalau di rumah, tolong nanti malam buka semua dokumen yang Bapak / Ibu miliki. Baik akte kelahiran, ijazah, akte nikah, terus akte kelahiran milik anak-anak Bapak / Ibu. Apakah semua itu sudah sama semua? Kalau sudah sama semua, saya ucapkan selamat. Berarti Anda termasuk warga yang taat pada dokumen kependudukan," imbuhnya.

Daenuri mengharapkan apabila datanya belum sesuai dengan dokumen kependudukan lainnya ataupun belum punya dokumen kependudukan pihaknya meminta untuk segera diurus. Karena Dindukcapil Rembang siap membantu melayani. Pasalnya, pelayanan di Dindukcapil ada 3 pilihan yaitu layanan on line lewat web, melalui kantor pos dan pelayanan langsung. 

Ia menjelaskan pelayanan langsung sudah dibuka. Tetapi pelayanan langsung ini, tidak bisa jadi sehari. Pasalnya, ada larangan berkerumun. Sehingga bagi pemohon yang masuk supaya mematuhi protokol kesehatan yaitu harus memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Selain itu pemohon yang masuk harus diukur suhu tubuhnya, kalau suhunya tinggi supaya menunggu suhunya sampai normal.

Daenuri menyebut jumlah warga Kabupaten Rembang yang belum melakukan perekaman KTP elektronik sebanyak 11 ribuan jiwa. Sedangkan persediaan blangko Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik masih ada 4 ribuan blangko. Sehingga bagi pemohon tidak usah khawatir jika tidak bisa mendapat KTP elektronik. Apabila tidak cukup, pihaknya akan mengusulkan penambahan ke Pemerintah Pusat.

Sementara itu Kepala Bidang Pencatatan Sipil Dindukcapil Kabupaten Rembang, Lasmin, meminta kepada masyarakat yang belum memiliki akta kelahiran bisa mengurusnya. Sebab akta kelahiran sebagai pengakuan negara tentang status individu, status perdata dan status kewarganegaraan seseorang. Pasalnya, semua anak yang terlahir harus mempunyai akta kelahiran baik anak yang punya orang tua, anak tanpa orang tua, bahkan anak yang ditemukan di jalan berhak untuk memiliki akte kelahiran. 

"Akte pencatatan sipil diterbitkan berdasarkan domisili seseorang. Bukan berdasarkan peristiwa. Domisili seseorang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK). Sebagai contoh lahirnya di Semarang, KKnya di Rembang. Pencatatannya tetap di Dindukcapil Rembang. Lahirnya di Rembang, KKnya di Semarang. Proses pencatatan di Dindukcapil Semarang, " imbuhnya.

Lasmin mengungkapkan dasar penentuan nama orang tua di akte kelahiran cuma satu yaitu akte nikah (bagi muslim yang dikeluarkan Kantor Urusan Agama / KUA) / akte perkawinan (bagi non muslim yang dikeluarkan Dindukcapil), sehingga jika ada permohonan akte kelahiran dilampiri akte nikah yang dilegalisir dari KUA. Karena disinyalir ada akta nikah palsu, dimana KUA bersangkutan merasa tidak pernah mengeluarkan akta nikah.

Lasmin menuturkan di dalam pengurusan akta kelahiran juga ditemukan modus untuk tidak melakukan sidang pengadilan karena ganti nama atau perubahan dokumen. Akta yang pernah diterbitkan oleh Dindukcapil Rembang dinyatakan hilang dengan dilampiri surat kehilangan dari kepolisian. Namun sebelum dicetak, pemohon meminta namanya diganti dengan nama yang tertera di akta sebelumnya.

Lasmin menerangkan dalam setiap harinya jumlah pemohon akta kelahiran mencapai ratusan pemohon baik yang datang langsung, lewat pengiriman kantor pos dan lewat on line via web.(Masudi)



Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 146416791031727275

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::