DAU Terkena Refocusing Anggaran Hingga Rp.96 miliar

-- --
    Bupati Rembang H.Abdul Hafidz saat rapat kerja bersama jajaran OPD di aula lantai Kantor Bupati, Kamis (4/3/2021).

REMBANG - Masalah keuangan menjadi perhatian di tahun pertama masa pemerintahan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan Hanies Cholil Barro', mengingat ada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang memerintahkan pengalihan (refocusing) anggaran, untuk penanganan Covid-19. 

Hal itu disampaikan oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Rembang, Edy Supriyanta, dalam rapat kerja dan pengarahan Bupati dan Wakil Bupati, di Aula Lantai 4 Gedung Bupati Rembang, hari Kamis (4/3).

Edy Supriyanta mengatakan refocusing anggaran di Kabupaten Rembang, perkiraan mencapai Rp 96 Miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU).

"Di tahun 2021 ini ada refocusing DAU. Ibu Sri Mulyani sudah ngasih tahu seperti itu. Jadi, nanti DAU kita sudah berkurang 23 M. Itu belum termasuk 8% dari DAU yang sudah ditetapkan. Jadi total semuanya nanti berkurang hampir 96 M, " terangnya.

Edy menjelaskan 8 persen yang ditetapkan itu untuk dana vaksin berupa dukungan fasilitas penyimpanan dan distribusi karena menyangkut keamanan wilayah. Sehingga harapannya sampai bulan Desember 2021 sasaran vaksin sebanyak 461 ribu orang bisa tervaksin. Dengan catatan vaksin yang ada tersedia dan diprioritaskan bagi Lanjut Usia.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengungkapkan anggaran sudah didistribusikan ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) namun ada himbauan refocusing DAU senilai Rp. 96 Milyar untuk penanganan Covid-19 sehingga perlu pembahasan komprehensif.

"Penegasan kinerja untuk  tahun pertama ini, saya harapkan panjenengan bisa merumuskan kebijakan-kebijakan yang akan kita ambil pasca PMK turun. Karena hari ini, kita distop dulu perencanaan. Karena kita akan segera memastikan gerak marathon refocusing titik-titik untuk memenuhi PMK yang sedang diturunkan ini, " imbuhnya.

Dengan adanya refocusing anggaran, Bupati khawatir nantinya akan memicu gejolak di tengah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun masyarakat. Disamping berdampak pada sisi teknis, administratif maupun dampak psikologis.(Masudi/Mifta)

Berita Terkait

Terbaru 3819079059201224641

Post a comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::