Varian Baru Kopi Lelet Putih Khas Rembang

-- --

Pada umumnya kopi yang disajikan atau yang menjadi ciri khas Rembang ialah kopi lelet hitam saja. Berawal dari itu, salah satu pembuat kopi di Rembang mencoba cara baru untuk mengembangkan produknya, yaitu menawarkan varian berbeda berupa kopi lelet putih.

Pembuat kopi putih, Arifin Bagus Susetyo (31) warga Desa Kabongan Kidul Kecamatan Rembang mengatakan pada dasarnya proses pembuatan kopi lelet putih hampir sama seperti membuat kopi lelet hitam pada umumnya. Bedanya terletak pada waktu penggorengan biji kopinya.

Untuk membuat kopi lelet putih, kata dia, biji kopi tidak digoreng sampai menghitam. Sehingga warna asli biji kopi yang putih masih nampak.

Ia mengaku, butuh waktu 5 tahun untuk menemukan racikan yang pas agar kopi putih itu tidak hanya enak di minum namun bisa juga digunakan untuk melelet batang rokok. Wajar saja tradisi melelet batang rokok menjadi ritual wajib yang harus dilakukan para pecinta kopi di Rembang selain meminum kopi.

Dirinya mulai melakukan percobaan membuat kopi lelet putih pada tahun 2015. Banyak kegagalan yang dialaminya ketika itu. Hingga pada tahun 2020, dirinya menemukan racikan yang pas dan nikmat dari kopi lelet putih.

“Awalnya saya mencoba tidak seperti ini, warnanya lebih coklat lagi tidak putih. Terus saya coba-coba dan coba akhirnya jadi. Ada banyak sekali percobaan yang saya lakukan, mulai dari tahun 2015 baru menemukan racikan yang pas tahun 2020,” kata dia.

Saat diminum, kopi lelet putih itu mengeluarkan rasa biji kopinya yang sangat kuat sekali, berbeda dengan kopi hitam pada umumnya. Arifin berujar rasa biji kopi yang sangat kuat dikarenakan proses penggorengan yang hanya sebentar saja.

Istilahnya biji kopi yang digoreng belum benar-benar matang. Sehingga dirinya mewanti-wanti untuk para pecinta kopi yang belum terbiasa pasti akan merasakan kembung. Namun bagi yang sudah terbiasa, sensasi minum kopi yang sebenarnya akan didapat ketika meminum kopi lelet putih itu.

“Kalo masalah penggorengan ini kan masih mentah. Ya digoreng tapi rasa kopinya masih melekat sekali. Kalau pengen sensasi berbeda minum kopi ya bisa dicoba kopi putih ini,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, kopi lelet putih yang dibranding dengan nama kopi raja itu paling nikmat jika disajikan dengan cara dicampur susu putih. Ia biasa menjual bubuk kopi lelet hitam kemasan 250 gram dengan harga Rp. 23 ribu.

Bagi yang ingin mencoba bisa datang langsung ke kopi raja yang berlokasi di Desa Kabongan Kidul RT 03 RW 03 Kecamatan Rembang. Pemasaran kopi lelet putih ini telah menjangkau ke berbagai daerah bahkan sampai ke wilayah Kalimantan.(Rendi/Mifta)

Berita Terkait

Terbaru 7219580671940579259

Post a comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::