Balai Desa Sekarsari Kondisinya Kurang Layak, Sudah Diusulkan Rp.200 juta

-- --

SUMBER - Bupati Rembang, H.Abdul Hafidz, sangat prihatin terhadap kondisi Balai Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber, yang kondisinya sudah kurang layak. Terlebih balai desa selain menjadi tempat kerja Kepala Desa dan Perangkatnya, disana juga menjadi tempat melayani warga.

Hal itu disampaikan oleh Bupati saat penutupan kegiatan TMMD Sengkuyung 1, di balai desa Sekarsari, hari Rabu (31/1).

Bupati mengatakan agar kondisi balai desa yang rusak cepat tertangani, Bupati meminta Pemdes segera membuat proposal.


"Kantor desa wis pecah ora ditata iku piye? Dirawat. Danane saka ngendi, Pak? Ya jaluk Pak Bupati. Njaluk Bupati. Tetapi tetap harus melalui proses, Pak. Pengajuan proposal, mekanisme pembahasan, tetapi tetap ada timingnya. Jadi, nanti di (APBD) perubahan (tahun anggaran 2022) mudah-mudahan, kita ada alokasi untuk pembangunan kantor desa, " terangnya.


Untuk mengantisipasi hal- hal yang tidak diinginkan, Bupati menyarankan bangunan bisa diberi tahanan atau cagak sementara waktu ini.

Kepala Desa Sekarsari, Kusaini menyampaikan bangunan Balai Desa memang sudah lama. Bangunan berukuran 7 kali 12 meter itu sudah berumur 25 tahun.

"Kondisine nggih seperti itu (dinding sudah retak), sudah tidak layak dihuni. Bangunan sudah lama. Tahun 1996. Bangunan dulu kan nggak ada besinya. Cakar ayam-pun nggak ada, " imbuhnya.

Kusaini menuturkan kondisi bangunan sudah disurvey oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Rembang, sudah diusulkan anggaran Rp. 200 juta untuk pembangunan balai desa baru.(Masudi/Mifta)

Berita Terkait

Terbaru 9204526574809167606

Post a Comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::