Digelar di tengah Pandemi, Pasar Murah Ramadhan Di Desa Waru Akan Dievaluasi Dalam Satu Pekan

-- --

Desa Waru Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang menggelar pasar Ramadhan di Balai Desa setempat Kamis (15/4). Acara yang diinisiasi oleh karang taruna tunas harapan itu, menjual beragam makanan dan jajanan hasil produksi rumahan warga setempat.

Kepala desa Waru Daryono pada kesempatan itu menyampaikan di satu sisi dirinya bangga dengan para pemuda waru yang mengadakan kegiatan untuk kesejahteraan warga setempat. Namun disisi lain dirinya merasa khawatir dikarenakan saat ini masih dalam kondisi pandemi.

Diadakannya pasar murah Ramadhan di balai desa Waru menurutnya bisa saja menimbulkan kerumunan yang berpotensi terjadi penyebaran Covid-19 di sana. Oleh karena itu dirinya akan mengevaluasi acara pasar murah Ramadan itu dalam satu pekan mendatang.

"Misalkan mau beli harus dijaga jaraknya, jangan sampai nanti ada penyebaran disini dan menjadi klaster penyebaran Covid-19. Oleh karena itu nanti dalam satu Minggu bersama dengan panitia nanti akan kita evaluasi. Kalau memang nanti sulit dikendalikan, nanti akan kita tutup dan tahun depan akan kita formulasikan dilapangan atau dimana, tidak ditempat yang sesempit ini," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi ( Dinindakop UMKM) Rembang Aksanudin saat membacakan sambutan Bupati Rembang sangat mengapresiasi diadakannya pasar murah Ramadan itu. Diadakannya acara itu tentu saja akan memberikan manfaat bagi warga utamanya warga Desa Waru.

Dirinya juga mengingatkan kepada para panitia untuk senantiasa menjaga protokol kesehatan. Karena dengan menggelar kegiatan seperti ini, kerumunan bisa saja terjadi jika tidak dikendalikan.

"Dengan kegiatan pasar murah yang diinisiasi karang taruna ini kami cukup bangga. Karena pada saat ini terus terang kami masih belum berani menggelar event pasar ramadhan yang digelar setiap tahunnya. Karena kami masih tidak berani memberi jaminan tidak terjadi kerumunan," jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Karang Taruna Tunas Harapan Sekaligus ketua panitia Ubaid Maulana menyebutkan sedikitnya ada 26 pedagang yang menggelar lapak di pasar murah Ramadan Desa Waru. Mereka merupakan perwakilan dari setiap RT di Desa Waru.

Dirinya menerangkan, protokol kesehatan pada acara pasar murah Ramadan yang digelar hingga tanggal 11 Mei itu diawasi ketat. Mulai dari penggunaan masker, penyediaan tempat cuci tangan, handsanitizer dan tentunya jaga jarak antar pembeli. (Rendi/Mifta)

Berita Terkait

Terbaru 5406249054340774211

Post a Comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::