Pelaku Seni Dapat Lampu Hijau Manggung, Pemkab Koordinasi Dengan Kepolisian

-- --

Pemkab Rembang memberikan lampu hijau kepada para seniman untuk menggelar pentas di masa pandemi ini. Hal itu senada dengan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kepada para seniman Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Bupati Rembang H. Abdul Hafidz kepada CBFM, Senin (23/3) menyampaikan seniman boleh manggung kembali sepanjang protokol kesehatan dipenuhi. Hal itu merujuk pada penurunan kasus Covid-19 yang cukup drastis usai penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Rembang.

Pihaknya dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan kepolisian terkait ijin penyelenggaraan pentas seni. Ia meyakini selama protokol kesehatan bisa dipenuhi, ijin dari kepolisian pasti akan didapat.

Ia berharap para pelaku seni di Kabupaten Rembang bisa memulai menggelar pentas kembali. Dengan begitu, perekonomian para pelaku seni akan mulai membaik.

"Sepanjang prokes dipenuhi tidak apa-apa lah. Asal tidak menimbulkan kerumunan yang berlebihan, diatur lokasinya saya kira tidak masalah. Saya harap pelaku seni bisa memulai lah, nanti saya akan bicara dengan Pak Kapolres, yang penting tidak timbul kerumunan yang berlebihan saya rasa pihak kepolisian akan menerima itu," terangnya.

Sementara itu, penyanyi dangdut dari Kecamatan Lasem Ina Inul, mengucapkan syukur atas diijinkannya pelaku seni manggung kembali. Sebagai penyanyi, ia merasakan betul dampaknya setelah hampir 1 tahun kesulitan untuk manggung.

Rasa was-was jika dibubarkan selalu menghampirinya meskipun hanya pentas dengan panggung kecil-kecilan. Kini dirinya sudah lega ketika pelaku seni diberi lampu hijau oleh Pemkab Rembang.

"Alhamdulillah, saya sendiri senang sekali mendapat berita seperti itu, terkait diijinkannya kita untuk bekerja dan berkarya. Selama pandemi ini kita pelaku seni hampir satu tahun tidak bekerja, bisa bekerja tapi takut kalau diobraki," terangnya.

Dirinya berharap, ijin pentas seni tidak hanya sesaat saja, minimal bisa sampai lebaran. Karena pada masa itu para pelaku seni di Rembang biasanya kebanjiran permintaan manggung. (Rendi/Mifta)

Berita Terkait

Terbaru 4437943470679032230

Post a comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::