Polisi Tetapkan Tersangka Meninggalnya Durrohim

-- --
KRAGAN – Pihak Polda Jawa Timur, melalui Polres Tuban telah menyampaikan secara resmi hasil autopsi jenazah seorang pemuda warga Desa Woro, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang yang meninggal dunia akibat kecelakaan berdasarkan keterangan rekan kerjanya pada Agustus 2020 lalu.

Pihak Polres Tuban, Jawa Timur, menyampaikan hasil autopsi jenazah pria 23 tahun itu meninggal dunia karena kecelakaan terlindas dump truk, akibat unsur kelalaian. Jadi meninggalnya almarhum Durrokhim bukan akibat tindak kekerasan.

Roni salah satu saudara almarhum mengaku keluarga sudah menerima surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan dari Polres Tuban, Jawa Timur yang menangani kasus tersebut.

Dalam surat itu dicantumkan bahwa penyidik sudah melakukan gelar perkara. Hasilnya, korban Durrokhim yang meninggal dunia pada tanggal 13 Agustus 2020 terlindas dump truk.

Polisi juga sudah menetapkan seorang tersangka, yakni sopir dump warga Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang. Diduga, saat menjalankan kendaraan, sang sopir tidak mengetahui kalau korban sedang istirahat di bawah truk.

“Kami sudah menerima surat dari Polres Tuban surat baru tiba hari Senin kemarin (19 April 2021 red)," kata Roni melalui

Sebagaimana kami beritakan sebelumnya, makam Durrokhim di pemakaman umum Desa Woro, Kecamatan Kragan sempat dibongkar oleh tim autopsi Polda Jawa Timur pada hari Jum’at 19 Februari 2021 lalu, untuk memeriksa kondisi jasad korban. Makam almarhum Durrohim dibongkar untuk keperluan autopsi. Pihak keluarga ingin memastikan penyebab kematian korban, karena mereka sempat menemukan sejumlah kejanggalan meninggalnya pria 23 tahun itu.

Pria tukang finising bangunan itu meninggal pada tanggal 13 Agustus 2020 lalu. Laporan awal, yang bersangkutan tewas dalam insiden terlindas truk di tepi jalan sekitar area tambang Desa Kebonagung, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur saat tidur dibawah kolong truk.

Korban berangkat dari rumah menuju lokasi tempat penambangan pasir bersama dengan tetangganya yang berprofesi seorang sopir dump truk untuk mengambil bahan tambang. Berita awal yang diterima oleh pihak keluarga, korban diduga meninggal dunia akibat terlindas truk yang dikemudikan oleh teman korban sendiri.

Meski sudah setengah tahun berlalu, pihak keluarga korban masih belum percaya bahwa Durrohim meninggal dunia karena terlindas truk.

Keluarga menemukan kejanggalan, saat memandikan jenazah, ditemukan sejumlah luka di bagian telinga, rahang sebelah kiri dan lidah menjulur. Keluarga merasa heran, jika benar terlindas truk, mestinya kepala korban sudah hancur. (Asmui/Mifta)

Berita Terkait

Terbaru 2376474326073947447

Post a Comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::