Tahun Ini Pemerintah Beri Rp.700juta Untuk Museum RA Kartini, Kamar Selir?

-- --
    Foto: Seorang pengunjung berfoto di ruang                  tengah Museum RA Kartini.

REMBANG - Museum Raden Ayu (RA) Kartini, sebagai salah satu ikon Kabupaten Rembang, karena pernah menjadi tempat hidup Pahlawan Emansipasi Wanita itu setelah disunting menjadi istri Bupati Rembang, Raden Adipati Djojodiningrat. Untuk itu pemerintah terus menggelontorkan anggaran guna perawatan museum.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang, Dwi Purwanto, kepada wartawan, saat berkunjung ke Museum, pada hari Senin (19/4) mengatakan untuk pemeliharaan, tahun 2021 ini, Museum yang berlokasi di dekat Rumah Dinas Bupati Rembang, H. Abdul Hafidz itu, mendapat anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat senilai Rp. 700 juta.

Anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk penataan fisik saja. Tetapi ada sebagian untuk pembiayaan kegiatan di Museum seperti menari dan membatik.

"Alhamdulillah tahun ini, mendapatkan alokasi anggaran dari DAK Pusat dari Dirjen Kebudayaan senilai Rp. 700 juta. Sebagian untuk pemeliharaan dan sebagian untuk kegiatan. Juklak juknisnya ada. Sehingga tidak mungkin keluar dari itu. Diantaranya ada beberapa kegiatan menari di Museum, membatik di Museum, kemudian ada pameran di Museum dan lain sebagainya. Disamping kegiatan rutin untuk pemeliharaan-pemeliharaan kecil yang ringan-ringan. Mungkin ngecat, dan lain sebagainya," terangnya.

Lebih lanjut Dwi Purwanto menyebut Museum RA. Kartini memiliki daya tarik tersendiri dari museum lainnya. Di museum ini pengunjung bisa melihat Ruang Kartini Mengajar, koleksi peninggalan beliau yang masih asli seperti kitab, shower dan lain sebagainya, disamping ada batik dan kumpulan kata-kata mutiara Kartini.

Sementara itu ketika ditanya tentang penggunaan Kamar Selir yang lokasinya berada di timur Museum, Dwi Purwanto menyatakan belum difungsikan. Mengingat perlunya pembenahan isi kamar.

Walaupun dirinya, tidak menampik jika nanti Kamar Selir difungsikan akan menambah daya tarik wisatawan untuk datang. Pasalnya, Kamar Selir menjadi satu paket dari tempat meditasi Kartini, tempat membatik Kartini dan Taman Kartini.

"Untuk kebutuhan revitalisasi Kamar selir, wah belum dihitung. Insya Allah 2022, angkanya ya menyesuaikan (dari pemerintah) Kita. Tetapi, kalau satu paket dengan Taman dan lain sebagainya, ya cukup banyak, " imbuhnya.

Ia berharap penataan Museum Kartini bisa terus mendapatkan perhatian pemerintah.
Pasalnya keberadaan museum RA.Kartini akan tetap menjadi penting diantara pengembangan destinasi alam yang saat ini tengah banyak muncul, dimana generasi penerus bisa mengenang dan belajar dari berbagai peninggalan sosok Pahlawan Wanita yang dimiliki Bangsa Indonesia. (Masudi/Mifta)

Berita Terkait

Terbaru 6933726897429036491

Post a comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::