Klarifikasi Pedagang Angkringan Viral, Jual Dagangan Secara Drive Thru

-- --

REMBANG- Baru-baru ini beradar vidio di media sosial yang mempertontonkan pedagang angkringan di Jalan Pemuda tepatnya di wilayah perumahan puri desa Mondoteko menjual dagangannya secara drive thru. Vidio tersebut menjadi viral dan tersebar dimana-mana setelah diunggah seseorang pada jejaring sosial tiktok.

Pemilik Angkringan Adnan, Kurnia Setiawan kepada CBFM Selasa (13/7) menyampaikan awal mulanya vidio tersebut diambil oleh salah satu pelanggannya pada hari Sabtu (10/7) malam. Pada saat itu memang para pembeli yang merupakan langganannya membeli dagangannya tanpa turun dari kendaraan.

Layaknya sistem pembelian secara drive true, para pembeli tersebut memasukan motornya kedalam tenda angkringan. Tepat didepan gerobak angkringannya, para pembeli memilih makanan dan minuman yang hendak dibungkus.

Ia mengungkapkan, layanan drive thru sebenarnya tidak ia terapkan dalam penjualan di angkringannya. Vidio tersebut hanya dibuat oleh para pelanggannya sebagai bahan bercandaan karena adanya larangan untuk makan ditempat.

“Menanggapi vidio yang viral kemarin itu, yang katanya angkringan adnan menyediakan layanan drive thru itu Cuma bercandaan. Itu sebenarnya sudah mau tutup, tapi temen-temen pelanggan itu mau meminta bikin vidio kayak drive thru,” jelasnya.

Ia membeberkan, sejak diterapkannya PPKM darurat angkringan miliknya memang tidak menyediakan tempat duduk bagi para pembelinya. Sehingga para pembeli mau tidak mau harus membawa pulang makanan yang mereka beli.

“Selama PPKM ini kan tidak boleh makan di tempat, harus dibawa pulang. Ini saya juga tidak menyediakan meja sama kursi. Sementara selama PPKM itu kita harus patuhi lah. Saya buka dari jam 11.00 WIB sampai sebelum jam 20.00 WIB saya sudah pulang,” bebernya.

Dirinya menambahkan tidak sedikit para pembeli yang sudah berlangganan lama di angkringannya memaksa untuk makan ditempat dengan alasan hanya sebentar. Namun secara tegas dirinya menolak karena aturan membungkus makanan saat PPKM darurat harus dijalankan secara konsisten tidak bisa tebang pilih. (Rendi/Mifta)

Berita Terkait

Terbaru 323702397213367129

Post a Comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::