Majid Agung Rembang Tidak Menyelenggarakan Shalat Idul Adha Untuk Umum

-- --

REMBANG - Pengurus masjid Agung Rembang mengeluarkan surat edaran yang menerangkan bahwa pada pengurus masjid Agung Rembang tidak menyelenggarakan shalat Idul Adha untuk umum di masjid yang berlokasi di sebelah barat alun-alun Rembang itu.

Seluruh jamaah yang terlibat jumlahnya terbatas susuai dengan surat edaran pemerintah Menteri Agama Republik Indonesia, Interuksi Menteri Dalam Negeri, Tausiyah Majlis Ulama Indonesia, Surat Edaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Surat Edaran Bupati Rembang, serta rapat terbatas Pengurus Majid Agung Rembang, dengan mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19.

Sekretaris Masjid Agung Rembang H Arifin Zuhdi mengatakan, pengurus masjid membatasi jumlah jamaah hanya di dalam masjid. Setelah kuota terpenuhi seluruh akses masuk masjid akan ditutup.

Mengenai jumlah jamaah yang akan mengikuti shalat Idul Adha diperkirakan 200 orang saja, yang terdiri dari santri pondok terdekat. Dan tidak ada undangan secara khusus peserta shalat Idul Adha.

"Tidak ada undangan khusus, paling kita melibatkan banyak orang karena situsai masih pandemi Covid-19. Nanti yang terlibat paling santri pondok yang terdekat, warga sekitar itu aja, tidak ada undangan khusus," jelasnya.

Menurut Arifin, keputusan tersebut diambil oleh pengurus masjid dengan pertimbangan, pihak pengurus kesulitan mengatur jamaah shalat jum'at yang juga dilaksanakan secara terbatas. Agar kasus kasus Covid segera berlalu, pengurus masjid membuat kebijakan tidak menyelenggarakan shalat berjamaah untuk umum.(Asmui/Mifta)

Berita Terkait

Terbaru 4335408220254497965

Post a Comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::