Pokkir Diharapkan Untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan

-- --


Bupati Rembang, H.Abdul Hafidz berharap dana pokok-pokok pikiran (Pokkir) atau sering pula disebut sebagai dana aspirasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), dapat diarahkan untuk memperbaiki jalan rusak. Pasalnya, jalan antar kecamatan yang menjadi tanggung jawab Pemkab Rembang panjangnya mencapai 580 kilo meter, kemudian jalan antar desa panjangnya hampir 400 kilo meter.

"Saya mohon kepada bapak ibu anggota dewan supaya Pokirnya diarahkan kesana, sehingga kami tidak satu-satunya yang menyelesaikan. Soalnya sebegitu panjang jalan kabupaten, tidak mudah bagi kami untuk mengatasi,“ imbuhnya.

Saat ini saja, Pemkab Rembang belum berani menambah pemberian surat keputusan (SK) ruas jalan antar desa menjadi jalan kabupaten. Ia khawatir jika nantinya rusak, Pemkab yang akan langsung dituntut untuk menangani perbaikan, padahal anggaran terbatas.

"Kalau mengandalkan anggaran rutin Pemkab Rembang, akan menjadi sangat berat. Apalagi sekarang ini dihantam pandemi Covid-19, sehingga banyak alokasi dana direfocusing untuk keperluan penanganan Covid-19, " tuturnya.

Bupati mencermati proyek jalan selama tahun 2020, dari alokasi anggaran yang ditetapkan, harga penawaran oleh rekanan/pemborong turun antara 28 – 30 %. Kondisi tersebut mengakibatkan sisa lebih anggaran lelang proyek cukup tinggi.
Menurutnya, bukan berarti kegiatan tidak berjalan, melainkan ada keterpautan nilai penawaran dalam proses tender lelang yang tergolong cukup besar.

Dalam hal ini Pemkab Rembang tidak berwenang untuk intervensi pelaksana lelang, jadi mohon pengertiannya. (Masudi/Mifta)

Berita Terkait

Terbaru 4702110447912654593

Post a Comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::