Saksi Persidangan Beberkan Penemuan Tersangka Sumani di Dalam Parit

-- --

REMBANG- Persidangan kasus pembunuhan yang menewaskan 4 orang sekeluarga di Desa Turusgede Kecamatan Rembang Februari lalu kembali digelar pada Rabu (14/7) kemarin. Kali ini jaksa penuntut umum menghadirkan saksi terakhir yang merupakan orang yang memberikan pertolongan kepada terdakwa Sumani ketika terpleset di dalam parit.

Saksi asal Kabupaten Pati yang tinggal di Desa Kaliombo Kecamatan Sulang, Kabul Suroso 38 tahun dihadapan majelis Hakim menyampaikan saat melintas jalan penghubung dukuh Bagel Desa Mondoteko dengan Dukuh Mbesi Desa Kedungrejo Kecamatan Rembang pada hari Jum’at (6/2) pukul 16.45 WIB, dirinya melihat ada seorang laki-laki berada di dalam parit sambil melambaikan tangan meminta pertolongan. Dirinya yang berencana membeli bakso di Dukuh Mbesi bersama istrinya akhirnya menyempatkan diri untuk menolong laki yang tak lain adalah tersangka Sumani.

Tanpa menaruh rasa curiga, dirinya langsung menggotong terdakwa Sumani yang dalam kondisi tubuh gemetar dan wajah pucat untuk keluar dari parit tersebut. Dirinya pada saat itu bertanya penyebab tersangka Sumani berada di dalam parit dalam kondisi tengkurap.

Terdakwa Sumani , lanjut Dia mengaku hendak buang air besar namun terpeleset hingga masuk ke dalam parit. Sedangkan kendaraan tersangka Sumani berada di tengah perkebunan tebu yang jaraknya kurang lebih 20 meter dari lokasi terjatuhnya Sumani.

“Namanya kemanusiaan ya berhenti kalau ada orang minta tolong. Pada saat itu saya bersama istri saya. Kondisi terdakwa pada saat itu lemas pucat, tidak ada luka-luka. Katanya sedang akan buang air besar. Kalau posisinya tengkurap saya tidak tahu, namanya juga cuma menolong, ” jelasnya.

Suroso menerangkan, dirinya kemudian mengambil kendaraan terdakwa dan memboncengkannya menggunakan motor milik terdakwa Sumani menuju ke rumahnya. Dirinya pada saat itu agak curiga dan sempat berpesan kepada istrinya untuk segera lari jika ada sesuatu yang tak diinginkan terjadi.

“Kalau sampai terjadi apa-apa saat perjalanan mengantar terdakwa itu urusan yang diatas, saya Cuma mau menolong saja. Saya juga berpesan kepada istri saya untuk agak jauh jaraknya saat mengikuti dibelakang menggunakan motor saya. Nanti kalau ada apa-apa langsung kabur saja,” bebernya.

Sesampainya di rumah terdakwa Sumani, dirinya teriak-teriak meminta tolong seseorang untuk membantu menurunkan terdakwa dari atas motor. Kemudian tetangga dan istri terdakwa keluar untuk membantu terdakwa Sumani.

Sebenarnya pada saat itu Suroso sudah mengetahui peristiwa pembunuhan di Desa Turusgede yang menewaskan 4 orang sekeluarga melalui media sosial Facebook. Namun dirinya tidak menyadari bahwa yang Ia tolong merupakan pelaku pembunuhan.

Keesokan harinya, usai menolong terdakwa Sumani, dirinya di panggil kepala Desa Kaliombo bersama anggota polres Rembang untuk dimintai keterangan. Setelah itu dirinya diminta untuk menunjukan lokasi saat menolong terdakwa Sumani. (Rendi/Mifta)

Berita Terkait

Terbaru 4419724737503732381

Post a Comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::