Sempat Terkendala Kemarau Basah, Petani Garam Mulai Panen

-- --

Sempat Terkendala Kemarau Basah, Petani Garam Mulai Panen

Musim kemarau basah menjadi salah satu kendala bagi petani garam untuk menggarap tambaknya. Sehingga menjadikan petani tambak di wilayah Kecamatan Kaliori, tidak maksimal menggarap tambaknya.

Salah satu petani tambak dari Desa Tambakagung, Karso mengatakan walaupun hari Jum'at (16/7) bisa panen garam perdana, namun ada kendala sewaktu menggarap lahan tambaknya. Karena adanya hujan ketika sedang menggarap lahan, sehingga membuat molor dari biasanya yang kurang dari 1 bulan.

"Sekitar 45 hari atau 1 bulan setengah. Niku mulai pertama lho nggih? Pas jawah wingi nggih istirahat. Prei. Biasane menawi boten wonten grimis saha jawah, nggih boten wonten sewulan," imbuhnya.

Karso menuturkan walaupun sudah ada hasil panenan. Namun dirinya belum berani menjual, karena garam yang dipanen baru sedikit, kemungkinan minggu depan baru dijual.

Secara terpisah, salah satu petani tambak Desa Dresi Kulon, Sutiyono mengungkapkan hal yang sama dengan adanya kemarau basah, menjadikan dirinya bermalas-malasan ke tambak. Sehingga tambaknya, baru dikerjakan 2 pekan ini. Sehingga saat ini baru persiapan membuat meja garam dan mengalirkan air dari laut ke tambak.

"Niki nembe mulai nggaleng. Mbetul-mbetulin meja garem. Mulai nyicil niki. Mulaine 2 minggunan. Niki kan sampun mulai cerah. Soale wingi-wingi kan taksih wonten jawoh, dados pada rasa-rasa utawi males teng tambak," tuturnya.

Sutiyono mengaku agak malas ke tambak karena harga garam murah. Harga berkisar Rp. 300 sampai Rp. 600 per kilonya. Sehingga berakibat pada upah yang diterima hanya Rp. 40 ribu, harapannya upah bisa mencapai Rp. 70 ribu.

Selain itu, petani garam juga merasa khwatir , karena dibayang-bayangi oleh kebijakan pemerintah berupa garam impor dari luar negeri.(Masudi/Mifta)

Berita Terkait

Terbaru 5254336034604741509

Post a Comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::